KanjiPad

Cara menulis selamat tinggal dalam bahasa Jepang

sayōnara
hiragana5 karakter13 goresan

“Selamat tinggal” dalam bahasa Jepang adalah さようなら, sayōnara — sa-yo-o-na-ra, lima huruf hiragana dan 13 goresan. Ejaan pendek さよなら umum dalam percakapan dan lirik lagu; さようなら adalah bentuk tulis yang lengkap.

Bobotnya lebih berat daripada “dah”. さようなら membawa rasa perpisahan yang lama, bahkan selamanya — karena itu orang Jepang memakainya jauh lebih jarang daripada dugaan para pelajar. Anak sekolah mengucapkannya kepada guru di akhir pelajaran, dan kata ini muncul dalam perpisahan resmi, tetapi rekan kerja yang pulang mengucapkan お疲れ様でした dan teman mengucapkan じゃあね.

Diucapkan kepada pasangan pada malam biasa, さようなら akan terdengar seperti akhir dari hubungan itu. Kalau ragu, pilih saja varian yang santai.

Awalnya adalah さようならば — “kalau memang begitu keadaannya…” — engsel di tengah ucapan perpisahan yang lebih panjang. Seperti pada こんにちは, kalimatnya aus dan yang tertinggal berdiri sendiri hanyalah kata penghubungnya.

Menulis , karakter demi karakter

Total 13 goresan. Setiap animasi berjalan sekali — tekan ↻ untuk mengulang.

  1. sahiragana · 3 goresan
    1

    Urutan goresan

    Tiga goresan: mendatar, lalu tegak, dan terakhir lengkung di bagian bawah.

  2. yohiragana · 2 goresan
    2

    Urutan goresan

    Dua goresan. Mendatar dulu, baru garis tegak dengan simpulnya.

  3. u (memanjangkan o)hiragana · 2 goresan
    3

    Urutan goresan

    Seperti pada ありがとう, う ini tidak berbunyi sebagai suku kata sendiri: ia memanjangkan yo di depannya menjadi yō.

  4. nahiragana · 4 goresan
    4

    Urutan goresan

    Empat goresan — terbanyak dalam kata ini. Simpul kecil di kanan bawah ditulis paling akhir.

  5. rahiragana · 2 goresan
    5

    Urutan goresan

    Dua goresan: coret pendek di atas, lalu lengkung di bawahnya.

Tulis sendiri

Membaca urutan goresan berbeda dengan menguasainya. Gambar satu karakter demi satu karakter dan lihat apakah tangan Anda sesuai dengan animasinya.

Variasi dan tingkat kesopanan

Yang sebenarnya diucapkan orang ketika berpamitan:

jā ne
“Sampai nanti” yang santai. Salam pamit sehari-hari antarteman; じゃね bahkan lebih pendek.
mata ne
“Sampai jumpa lagi” — hangat, dan menyiratkan memang akan bertemu lagi.
otsukaresama deshita
Saat pulang kerja. Harfiahnya mengakui kerja keras lawan bicara; inilah pamitan standar di kantor.
shitsurei shimasu
Sopan dan resmi — saat meninggalkan kantor, keluar dari rapat, atau menutup telepon dengan orang yang lebih senior.
ittekimasu
Saat keluar dari rumah sendiri, ditujukan kepada yang tinggal: “aku pergi dan akan kembali”.

Kesalahan umum

Ungkapan sehari-hari lainnya

Latih さようなら goresan demi goresan — aplikasi menilai setiap goresan saat kamu menulisnya.